Sentuhan yang Memabukkan

1522 Kata

Dante menggendong tubuh Sera dengan mudah, seolah wanita itu tidak memiliki bobot sama sekali. Langkahnya mantap dan tegas ketika ia membawanya masuk ke dalam villa. Suasana di dalam ruangan terasa intim, cahaya lampu temaram berpendar lembut di sekitar mereka, menciptakan bayangan yang berayun pelan di dinding. Di dalam kamar itu, hanya ada mereka berdua, dunia luar terasa jauh dan asing, tak mampu menyentuh keintiman yang kini mulai menghangat di antara mereka. Sera dibaringkan dengan lembut di atas ranjang. Tubuhnya yang semula kaku, perlahan tenggelam dalam kelembutan kasur, namun ketegangan di wajahnya masih jelas terlihat. Matanya menatap Dante dengan perasaan campur aduk, antara kecemasan, antisipasi, dan ketidakpastian. "Relax, Sayang," Dante berbisik dengan suara dalam yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN