Dante membuka matanya perlahan, cahaya matahari yang menerobos masuk melalui tirai tipis menyapa wajahnya. Ia menoleh ke samping, bibirnya melengkung membentuk senyum tipis saat melihat Sera masih terlelap di sisinya. Tubuhnya yang polos dibungkus selimut tebal, rambutnya yang terurai menyentuh bantal putih di bawahnya. Wajahnya tampak damai, tak tersentuh kegelisahan dunia luar yang terus menghantui mereka. Sesaat, Dante membiarkan dirinya terlarut dalam keindahan yang tersaji di depannya—wanita yang telah mengubah hidupnya dalam banyak cara yang tak pernah ia bayangkan. "Lelap sekali tidurmu," gumamnya pelan, membiarkan jemarinya menelusuri lembut wajah Sera sebelum mencium bibirnya dengan penuh kelembutan. Sera menggeliat pelan di bawah sentuhannya, bibirnya merespons dengan desah

