"Makannya, kalo cinta itu halalin, bukan malah diajak maksiat!" *** "Assalamualaikum." Itulah kata pertama dan terakhir yang Aisyah ucapkan ketika masuk ke dalam rumah. Tak ada satu orang pun yang menjawab karena sepertinya Uminya ada di taman belakang dan Kakaknya ada di kamar. Segera Aisyah naik ke lantai atas menuju kamarnya dengan kesal saat mengingat kejadian tadi dengan Faqih di sekolah. Baru saja Aisyah akan membuka kaos kaki, tiba-tiba ponselnya bergetar sekejap, tanda ada pesan w******p masuk. Kamu mau nikah? Pesan tak penting itu membuat Aisyah semakin badmood. Ia melempar ponselnya ke atas kasur dengan perasaan kesal. Kemudian ia membaringkan tubuhnya sambil mengembuskan nafas dengan kasar. Ia tak habis pikir dengan perasaannya akhir-akhir ini. Ia kira, perasaannya pada Ab

