22

1551 Kata

Ghiselle masih terus berusaha merusak posisiku sebagai istri Aiden. Aku sedikit bingung, apa Wendy tidak menceritakan soal Mama Mertua yang menyuruh Aiden untuk menjauhinya. Ditambah semalam, suamiku dengan tegas mengatakan pada Wendy untuk bersabar dan tidak seenaknya sendiri. Aku jadi risih melihat kakak beradik itu. Namun, ada satu hal yang membuatku merasa sedikit tenang di tengah kekacauan ini, Titik, kuntilanak yang menjadi pelindungku. Pada malam setelah kepulangan Wendy, dan acara makan malam di tunda karena Mama dan Papa Mertua harus menghadiri acara penting. Aku kembali merenung di kamar. Namun, sosoknya muncul dengan lembut di sudut ruangan. Dia memakai gaun putih panjang yang berkibar lembut, wajahnya lembut dan menenangkan. Meski dia terlihat menyeramkan bagi orang lain, bagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN