2 Chapter 12

1524 Kata

CLARISSA Sidang pertama perceraian kami adalah mediasi. Mempertemukan aku dan Marco dalam satu meja untuk mendiskusikan keputusan kami untuk pisah. “Pak Marco belum dateng ya?” Tanyaku kepada Pak Hasan, pengacaranya. “Belum, tadi bilang sama saya lagi di jalan bu.” Jawab Pak Hasan. Aku mengangguk dan kembali pada pengacaraku, Bu Meida. Sekian menit menunggu, akhirnya Marco masuk ke ruangan mediasi. Aku heran saat seorang ibu membawaku ke kamar mandi dan memberiku sebungkus testpack. “Buat apa Bu?” Tanyaku. “Di-cek aja Bu Clarissa. Menstruasi ibu lancar gak?” “Lumayan lancar sih Bu, saya mens kadang dua bulan sekali kadang sampe tiga bulan.” “Yaudah dicek dulu aja Bu, biar jelas.” Aku masuk ke kamar mandi dan mengecek diriku sendiri. Gila aja kalo sampai aku hamil, lagian udah lam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN