27 - b******k

977 Kata

-happyreading- Sebulan sudah kedatangan Airyn di Jakarta,  hampir sebulan juga hubungan Angga dan Aya semakin renggang. Tidak ada yang mau mengalah di antara mereka, serta ego dan gengsi yang menggunung ada pada diri mereka membuat mereka tidak mau meminta maaf satu sama lain. Aya mengernyit bingung saat membaca kertas putih yang ada di hadapannya kini, ia tidak terlalu pintar untuk menjawab soal fisika dengan bermacam-macam rumus yang harus di gunakan di setiap soalnya. Yap, saat ini adalah hari dimana ulangan kenaikan kelas di mulai dan itu membuat para murid merasa frustasi dengan soalnya yang di berikan di hari pertama mereka memulai ulangan. "Psssttt, ini gimana?," "Eh nomor satu dong!," "Azab temen pelit jawaban saat ujian itu adalah nanti jenazahnya jatuh ke got terus ketimbun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN