*** Érique dan Victoria telah menikah, menjalin kisah cinta bagai pasangan di negeri dongeng. Tak ada yang paling membahagiakan bagi Victoria selain bersama suaminya. Dua anak hadir melengkapi hidup mereka. Memiliki anak tidaklah mudah, bagi Victoria menenangkan anaknya sungguh membuatnya kesulitan. Putra sulungnya selalu marah pada ayahnya hampir setiap kali pulang sekolah. Anak usia lima tahun itu-sudah sangat mengerti dunianya di sekolah. "Ini semua karenamu, kak! Kau memberinya nama yang buruk!" Gerutu Victoria pada suaminya. "Apa yang salah? Bahkan namanya indah. Victor adalah nama yang agung. Sangat terkenal di Perancis- nama penulis abad delapan belas-Victor Hugo." Balas Érique sambil sumringah. "Ya, memang bagus tanpa nama tengahnya. Aku bingung denganmu, kak. Apa Victor Monkey

