*** "Tidak! Kakak tidak boleh pergi!" Teriak Victoria. "Kakak disini, sayang! Bangunlah! Sebentar lagi kita sampai dirumah. Jelas Érique. "Kak, aku membutuhkanmu! Aku membutuhkanmu!" "Tenang sayang, kau hanya mimpi!" Sentuhan Érique, membuat Victoria terbangun. Mata wanita itu memandang lekat ke arah kekasihnya. Dia barusaja mimpi buruk, dia bermimpi Érique kecelakaan dan meninggal dunia. Hal itu sungguh mengerikan. Érique segera menepikan mobilnya lalu memeluk tubuh Victoria. Dia menyesal membawa Victoria jauh-jauh. Karena dirinya Victoria jadi memikirkan hal aneh. "Tenang sayang. Kakak disini, bersamamu dan tidak akan meninggalkanmu!" Hibur Érique. "Aku takut, kak! Aku takut kehilanganmu. Aku barusaja bermimpi kau meninggalkanku!" Ucap Victoria sedih. "Itu hanyalah mimpi, sayan

