*** Keesokan harinya, Érique harus bekerja. Dia telah kembali menjadi seorang detektif di New York. Karena khawatir dengan kondisi Victoria, Érique memutuskan untuk membawa kekasihnya menuju rumah Orlando dan Olive. Érique semakin was-was meninggalkan Victoria sendirian. Kejadian kemarin menyadarkan Érique bahwa bahaya semakin mendekat pada Victoria. Para penjahat mengincar wanita itu, jika Érique bisa menebak siapa orang yang kemarin mengancam Victoria, hanya ada satu dipikirannya. Anne, hanya dirinyalah satu-satunya wanita yang memiliki dendam pribadi pada Victoria. Seperti biasa, cuaca kota selalu cerah. Érique tampak sedang memakai jas kebesarannya. Sementara Victoria terpaku di depan cermin. Balutan baju hamil berwarna hijau sangat kontras dengan kulitnya yang putih dan rambut piran

