31

1159 Kata

"Mas cuma bilang yang Mas akan selalu berusaha ngasih yang terbaik untuk Aya, Mas akan berusaha sebaik mungkin untuk ngebahagiain Aya jadi Bunda gak perlu khawatir" dan senyum gue mengembang. "Bisa juga ngerayu Bunda" "Kalau anaknya aja bisa Bundanya apalagi?" hah? Gue kehabisan kata, memang terkadang mulut manis itu ada gunanya asalkan digunakan diwaktu yang tepat, ngerayu Bunda sih gak masalah asal jangan ngerayu anak gadis orang. "Mulai mikir anehnya, jadi makan apa enggak Aya?" dan detik itu juga gue langsung meluk Mas Azzam erat, gue gak peduli kalau orang-orang pada ngeliat gue sama Mas Azzam, gue cuma mau meluk erat suami gue. "Bahagianya istri Mas" balas Mas Azzam mengusap kepala gue. . . . Selesai makan, gue sama Mas Azzam pada misah, Mas Azzam sibuk ngebantuin Mas Juna se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN