20

1206 Kata

"Tadi katanya mau ngomong sesuatu sama Mas, gak jadi?" Mas Azzam duduk dihadapan gue setelah Kak Ardit pamit pulang. Jujur gue bersyukur untuk pengertian Kak Ardit mengenai kondisi gue sekarang, Kak Ardit gak memaksakan kehendak dan setuju untuk berdamai dengan keadaan, takdir jodoh Kak Ardit bukan gue, tapi lain masalah Kak Ardit, lain lagi masalah Mas Azzam yang ngeliat gue bareng Bang Ghalih tadi pagi, kalau Ara aja bisa salah paham apalagi suami gue sendiri. "Mas, soal tadi pagi Aya beneran minta maaf, Mas jangan salah paham, Aya sama Bang Ghalih gak punya hubungan apapun, serius" ucap gue memberanikan diri natap Mas Azzam, awalnya gue mikir kalau Mas Azzam bakalan marah dan gak mau natap gue balik tapi yang gue dapetin adalah tatapan teduhnya Mas Azzam gak beralih sedetikpun dari gue

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN