London Eye

2999 Kata

"Yaaaa, Zuraaaaaa!" Ia terkekeh. Ia yang hendak berangkat ke Inggris, teman-temannya yang heboh. "Bawa oleh-oleh yang banyak yaa, Zuur!" Zura terkekeh. Mereka heboh sekali saat mengantarnya menuju terminal untuk naik bus ke bandara. Bahkan banyak yang melihat. Tapi tak perlu malu lah. Toh ini karena mereka saking senangnya. "Jaga diri ya, Zur." Ia hanya bisa mengangguk. Mereka tak pernah tahu bagaimana bahagianya bisa berangkat ke Inggris. Ya, Inggris. Negara yang akan selalu mengingatkannya pada nama seseorang. Ya siapa lagi kalau bukan Nathan? Walau intinya bukan tentang Nathan. Kebetulan saja ada kompetisi lalu ia ikut. Semangatnya hanya ingin pergi ke luar negeri. Bukan untuk bertemu Nathan. Kalau pun bertemu? Menurutnya tidak mungkin. Kemungkinan sangat kecil untuk bertemu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN