Wildan : Pasar

3844 Kata

* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * “Temenin ke pasar, dong, besok.” Yang diajak ngomong, Kanya, langsung noleh ke pacarnya. “Hah? Ngapain ke pasar? Tumben.” Omong-omong, mereka berdua—Kanya dan Wildan—sedang ada di food court salah satu mall terbesar di Jakarta Pusat. Ini malam minggu jadi Wildan sedang mode baik untuk menuruti permintaan pacarnya yang dari kemarin pengen banget nonton Spiderman : No Way Home. Sebenarnya, Kanya sendiri tidak pernah mengikuti film Spiderman mulai dari awal dulu, di tahun 1997-an. Dia bahkan tidak terlalu suka film-film Marvel karena beda genre dengan kesukaannya. Hanya saja, karena di beranda YouTube, aplikasi t****k, dan sosial media

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN