07.07: Seven

3236 Kata

Airin bergerak tidak tenang di atas sofa, duduk cemas dengan sesekali melongokan kepala ke luar jendela menunggu kedatangan Syahid dan keluarganya yang katanya hari ini sudah memutuskan akan datang menemui sang mama, niat hati untuk datang melamar. Ia sudah mempersiapkan beberapa hidangan untuk Syahid dan keluarganya. Dan beberapa juga makanan ringan yang kini berjejer di atas meja, yang tersimpan dalam toples. Hanya ia dan mamanya yang akan menyambut tamu karena keluarga mamanya di luar kota dan tidak bisa hadir. Mungkin, kalau acara lamaran ini berlangsung lancar dan mereka sudah menentukan tanggal pernikahan baru keluarganya akan datang menginap. Airin kembali melirik jam dinding yang tertera jam tujuh malam di sana dan Syahid belum ada tanda-tanda kehadirannya. Katanya Syaqila merek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN