EPILOG

652 Kata

Pada raga raga yang terdiam nyatanya bisa terjadi kegaduhan pikiran yang tidak pernah bisa dimengerti oleh orang lain. Isi kepala setiap orang pasti berbeda. Bahkan sekalipun mengalir darah yang sama dalam tubuh mereka. Sama seperti setelah kejadian malam itu. Ketika bulan menjadi penuh. Semua menyaksikan bagaimana Pita terseok dalam langkah tergopoh nya memasuki mansion dengan keadaan basah kuyup. Kakinya gemetar hebat. Bukan karena dia merasa lelah. Tapi dia gemetar memikirkan bagaimana Mason. "Pita! Apa yang kau lakukan? Mengapa basah kuyup seperti itu?" Pita membeku di tengah hall mansion dan urung mengayun langkahnya ke kamarnya. Dia menatap Mason yang membawa mug dan berjalan ke arahnya. Pria dengan bun dan beard yang menawan. Mengapa begitu tampan? Dan tidak tahu apa-apa? Pit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN