"Aku nggak habis pikir ya sama kamu. Jahat banget loh kamu itu." Kaleena menghentikan langkahnya menatap Maura yang sejak tadi ngomong terus menerus. Menatap wanita itu dengan tatapan tajam, sambil membawa satu botol s**u untuk anaknya. "Letak jahat ku dimana!!" "Kamu gunakan anak kamu buat bikin Alden tetap sama kamu 'kan. Aku tau itu semua Leena!!" Menarik nafasnya dalam, Kaleena lebih memilih pergi dibanding harus berdebat dengan Maura. Wanita itu begitu gaptek dalam pemikirannya. Terlalu memikirkan hal yang sama sekali tidak penting menurut Kaleena. Harusnya diam itu berpikir jauh lebih maju, atau mungkin mensupport Kaleena dalam hal ini. Bayinya masih berjuang untuk melanjutkan hidupnya, sedangkan di rumah ibu kandung dan juga ibu sambungnya malah bertengkar. Ingin rasanya Ka

