Secret-58

1874 Kata

"Mau sampai kapan sih lo begitu? Udah kali galaunya." kata seseorang. Aiden yang tadinya sibuk bermain gitar tersenyum tipis. Dia pun menari gitar itu dan menikmati secangkir kopi susunya. Sejak dulu Aiden tidak suka kopi, tapi karena frustasi perkara Kaleena lelaki itu memilih kopi untuk menemaninya selama ini. "Gue nggak galau. Tapi melupakan juga butuh waktu kan?" kata Aiden. "Iya sih. Coba deh lo hitung, sejak lo datang sampai saat ini udah berapa hari? Butuh waktu berapa lama lagi, buat lo meratapi nasib? Move on kali bro … Kayak nggak ada wanita lain aja selain dia." Dan nyatanya Aiden juga tidak berpikir sampai sana. Dia bahkan enggan untuk membuka hatinya kembali, setelah dua kali dipatahkan oleh wanita. Dulu, Aiden juga membutuhkan waktu beberapa tahun untuk melupakan Van

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN