Di dalam sebuah gedung tinggi, orang hilir mudik berlalu lalang. Karyawan yang bekerja di sana baru saja selesai bekerja. Mereka hendak pulang ke kediaman masing-masing untuk istirahat. Seorang wanita tampak berdiri mematung di tengah-tengah lobby gedung yang mulai kosong. Matanya lurus menatap ruangan yang biasa ia gunakan untuk berkonsultasi. Kini, ruangan itu tampak kosong dan tidak ada penghuni. Wanita itu terdiam, membayangkan masa lalunya yang dulu tak sebaik sekarang. Ia mengepal tangannya dengan sangat kuat, emosinya saat ini kembali tak terbendung. Dia sangat marah, bahkan hatinya saat ini tak ingin kesempatan itu hilang. Wanita itu berbalik, hendak ke luar dan meninggalkan gedung. Berdiam diri dengan mengingat masa lalu bukanlah hal yang baik. Ia ingin segera membalaskan dend

