Perdebatan dengan Muti semalam membuat Shani nggak bisa berkonsentrasi. Saat masih di kos hinggasampai di tempat janjiannya dengan Venus, dia masih saja bengong dan gagal fokus. Saat pintu lift terbuka, Shani langsung masuk dibarengi seorang laki-laki yang masuk juga. Shani baru sadar kalau Venus telah berdiri di sampingnya. Ia sedikit terkejut, tadi pria itu memberitahu padanya untuk bertemu diapartemen Ralisa, lalu saat dalam perjalanan Venus memintanya untuk datang ke AMH—perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan artisatau artis manajemen. “Kamu baru datang juga?” tanyanya memecah keheningan di antara mereka. Venus melirik sebentar, lalu pria itu kembali memfokuskan diri pada sosok gadis di ponselnya. “Iya. Ada sesuatu yang harus kukerjakan dulu,” jawabnya dingin. Shani menya

