Lukman dipaksa melihat Rere. Ia berusaha berontak. Namun, mereka menahannya. Rere terluka pada lehernya oleh goresan pisau. Gadis ini meringis perih. Namun, tak menangis. Ia justru memandang Lukman yang kini sedang berusaha melepaskan diri. Rere dipukul pelipisnya agar tak bergerak. Gadis itu tersungkur. "Rere!" teriak Lukman. Tak terima dengan perlakuan mereka. Namun, sekali lagi Rere bagai hilang rasa. Ia tak membantah ketika rambutnya ditarik kemudian menuju ke bawah pohon untuk dilecehkan. Rere berusaha bangkit ketika melihat pemuda itu mulai melepaskan pakaiannya sediri untuk menyambar Rere. Gadis ini memandang pemuda itu yang kini berjongkok akan melampiaskan kebejatannya. Lukman tak sanggup melihat itu. Ia berpaling, dan bersumpah akan membunuh mereka. Namun, teriakan penuh kesakit

