"Nino…" panggil Dian seraya mengetuk pintu kamar Nino. "Masuk mah, gak dikunci." Nino berteriak dari dalam. Setelah mendapat ijin dari anaknya, Dian segera masuk ke dalam. "Loh… kamu mau kemana nak? Bajunya kenapa dimasukin koper begini?" ucap Dian yang terkejut saat melihat Nino sedang berkemas. "Aku mau ke Jakarta mah," jawab Nino tanpa menghentikan aktivitasnya. "Kenapa kamu gak bilang mamah sih no? Kenapa mendadak begini?" "Kan waktu itu aku sudah bilang mah. Hanya menunggu waktu saja karena keadaan Suci yang gak baik kemarin-kemarin." "Terus, sekarang Suci gimana?" "Alhamdulillah mah. Kondisinya sudah baik. Makanya aku akan cepat membawanya ke Jakarta," ucap Nino yang telah selesai mengemas barang-barang miliknya. "Lalu, bagaimana pekerjaan kamu?" "Gampang mah. Aku sudah men

