Special 56

1844 Kata

Sveta mulai menyumpiti makanannya dengan lahap, sementara Dirham hanya termangku menatap Sveta. "Jadi, mamaku bilang apa padamu?" tanya Dirham dengan wajah datarnya. Sveta mendengus kesal, "Setidaknya habiskan dulu makananmu sebelum kau mengintrogasiku!" "Sudah kubilang, aku tidak lapar," balas Dirham masih datar. Sveta hilang kesabaran, dia menyumpitkan sepotong sushimi ke mulut Dirham dengan paksa. Dirham menolak dan menutup rapat-rapat mulutnya, tapi bukan Sveta namanya jika dia tak sanggup membuka mulut seseorang. Jangankan mulut seseorang, mulut macan saja Sveta tak gentar! Dengan terpaksa Dirham mengunyah makanan itu dan menelannya, "Sudah! Sekarang cepat katakan yang sebenarnya." "Baru satu suap, harusnya kau menuntut penjelasanku saat piringmu kosong! Ehh, tapi ngomong

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN