“Perjodohan lagi, Ve?” Sveta mengangguk dan mengiayakan pertanyaan kakaknya, “Nanti malam di restoran De’Monte ya Kak?” “Okey, tapi jangan lupa imbalannya ya, Ve..” goda Evan mengerlingkan mata khas playboynya. “Jangan khawatir, kali ini akan ada imbalan spesial buat Kak Evan!” jawab Sveta membuat mata Evan makin berbinar-binar. “Cantik?” Sveta mengangguk sambil mengulum senyum. “Berisi atau ramping? Spesialnya di bagian apa, Ve?” tanya Evan antusias dan sangat tidak sabar. “Ramping sih, gampang lah kalau mau di montokin tinggal implan di tempat Dr.Tommy. Yang penting spesial. Karena dia bahkan belum pernah pacaran, belum pernah tersentuh oleh pria manapun..” “Virgin?” sahut Evan dengan mata terbelalak, “Wuooo... wuooww... woooww.. God job, Sveta!” Seketika pelukan hangat dari san

