Nyawa

3807 Kata

Melanie membuka mata perlahan, ia memegang kepalanya yang terasa pusing dengan bau ruangan yang sudah tidak asing. Rumah sakit. ‘Kenapa aku ada di rumah sakit lagi? Perasaan aku tadi mau ambil minum,’ tanya Melanie di dalam hati. Di pandanginya ke depan dan melihat di depan sana, sofa. Teman dekatnya sudah menunggu dengan cemas. Melanie melihat Javier, papa nya, Riana dan… Siapa wanita itu? “Paaahh…” lirih Melanie memanggil. ‘Pah’ Kata pertama yang Andi dengar dari bibir Melanie setelah sudah tiga minggu lebih ini ia tidak mendengar anaknya berbicara pada.  Bahkan ia baru saja mendapatkan kabar dari anak buahnya akan Javier dan Riana yang kini membuat putrinya itu kembali, meskipun belum sepenuhnya.  Andi lekas bangun dari duduknya dan menghampiri putrinya yang terbaring lemah di a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN