Javier meminjat keningnya yang merasa sedikit pusing. Sejujurnya Javier masih kepikiran dengan kondisi Melanie saat ini yang sangat menyedihkan. Ia tidak tahu kalau kejadian ini akan seperti ini untuk wanita itu, bahkan Javier sangat menyesal karena ia tidak memberitahukan sejak dulu saat mengetahui Revano yang bekerja di perusahan Chang. Javier telalu sibuk dengan dunianya, hingga ia terlupa. Kini nasi sudah menjadi bubur, Javier tidak bisa merubahnya kembali seperti dulu, yang ia hanya bisa lakukan saat ini hanya kembali menghibur Melanie dan membawanya kembali seperti dulu. Tok tok tok “Ya masuk,” jawab Javier dengan helaan napas. Kedua wanita itu kini berjalan menghampirinya dan berada di depannya saat ini. kedua wanita itu masih sama seperti di bawah, masih saling adu mulut lagi

