“Sudah kau telpone Revano?” “Sudah tuan. Tetapi Revano tidak bisa datang ke kantor hari ini, karena istrinya sedang sakit,” jawab Kai seraya menghadap. Chang meremas selembar kertas surat resigne dari Revano, sebenarnya saat itu Revano datang menghadap ke ruangan Chang sudah memegang surat yang ia remas itu. Chang menghela napas panjang, ia masih teringat Revano datang di waktu yang tidak tepat. Saat dirinya yang di kuasai amarah karena keinginan Melanie yang mengancam padanya dan di situ pun Revano kembali menjelaskan maksud dari usulannya tempo dulu. Chang yang tidak terima, menumpahkan segala amarahnya pada Revano. Ia tersadar kalau ia sudah kelewatan menumpahkan emosi dan amarahnya pada Revano hingga berakhir seperti ini keduanya putus komunikasi. Padahal niat Revano itu baik padan

