“Aku tidak tahan kamu semalam tidak pulang sayang,” balas Revano. “Sssshhh aaaaahhh Rev…” “Saaayaaang…” seru keduanya saat pasukan adiknya mendarat di dalam lembah sang istri. “Kenapa kamu ada di sini?” tanya Melanie merapihkan pakaiannya kembali. “Aku sedang mengantarkan majikanku ke mall, kapan kamu pulang sayang? Aku sudah tidak tahan sendirian di rumah?” tanya Revano, sama merapihkan kembali pakainya. Revano mengecup bibir istrinya. “Besok aku pulang yah sayang, tunggu aku. Aku juga sama merindukanmu sayang.” Melanie melumat kembali bibir Revano. “Aku menginginkan lebih dari pada ini?” kata Melanie sembari cemberut. “Kalau begitu lekaslah pulang sayang,” gumam Revano. Melanie mengangguk memeluk Suami Cadanganya. Diseberang sana Rani mengkhawatirkan Revano yang tidak kunjung

