Penjelasan

3002 Kata

“Jadi akulah orang yang selama ini Adam cari? Akulah yang di inginkan mati oleh bosku sendiri? Dan akulah yang akan mati mala mini?” batin Revano menatap Adam. “Selamat tinggal Revano!” Dorr!!! Suara gebrakan kedua lengan Rani bersamaan pekikan Rani menerpa bahu Revano, hingga terdengar begitu sakit di telinga Revano.  Rani datang menghampiri Revano dan kedua pria di depannya yang tengah fokus menatap ke depan. “Astagaaaa, Raaan….beruntung gue tidak punya penyakit jantung. Kalau punya kayanya gue sudah mati!” Rani cengengesan. Revano menghembuskan napas lega, ia pikir Adam akan menembaknya dari posisinya itu, tetapi malah Rani yang mengejutkan dirinya.  Revano menoleh ke belakang ia melihat tempat di mana Adam sudah tidak ada lagi di posisinya yang tadi. “Rev, kamu di suruh tuan me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN