Rasa Kopi

1148 Kata

Wajah White memerah. Dia berteriak kencang, hingga Pond yang tengah minun di dapur menyemburkan air dari mulutnya karena kaget. "Apa yang terjadi di dalam? mereka sedang bertengkar? apakah ini ... pertengkaran kekasih?" Pond penasaran lalu berjalan kearah kamar Body dengan berjinjit. Namun, dua meter sebelum tiba di pintu kamar, Pond berhenti lalu berbalik, "Aku tak boleh penasaran. Body akan menghajarku, jika aku ketahuab menguping," Pond masuk ke kamar, lalu menempelkan telinga ke tembok yang bersebelahan dengan kamar Body, "Disini lebih aman. Ayo tunjukkan padaku, sebenarnya kalian berdua punya hubungan seperti apa?" Pond menajamkan pendengarannya. Sementara itu, Body menundukkan kepala, lalu mengusap wajahnya. White masih terus menatap Body tanpa berkedip. Matanya kini berkaca-kaca.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN