Body dengan gugup menyodorkan sesendok bubur ke bibir White. White akhirnya menyambut suapan itu. Dia makan dengan pelan sambil menahan sakit tenggorokannya. Body kemudian mengambil sesendok lagi, dan bersiap menyuapi White. Namun, White menggelengkan kepalanya. Dia tak ingin makan lagi, karena tenggorokannya sakit dan tidak berselera sama sekali. "Makan sedikit lagi, setelah ini kau harus minum obat," Body kembali menyodorkan bubur tersebut ke bibir White. White akhirnya membuka mulut, dan mulai memakan buburnya lagi. "Kau mau minum?" tanya Body kemudian. White mengangguk, Body lalu mengambil gelas dan membantu White minum. White hanya meminum sedikit air tersebut, lalu kemudian terdiam, "Ada apa? ada yang sakit lagi?" "Suhu airnya tidak enak. Aku mau air hangat," White menundukkan la

