Ajakan Menikah

718 Kata

Sisil masih belum mempercayai apa yang matanya lihat ini. Bagaimana bisa ada Leo di sini?   “Kamu disini?” tanya Leo dengan santainya, ia kemudian duduk di depan Sisil.   Sisil yang masih setengah sadar, lantas menjawab pertanyaan Leo. “I---iya, kamu sendiri lagi ngapain?”   Sebelum menjawab pertanyaan Sisil terlebih dahulu Leo tersenyum padanya. “Berapa mobilnya?”   Degh!   Maka makin membulatlah ke dua bola mata Sisil saat ia mendengar pertanyaan yang diajukan Leo padanya.   Glek!   Bahkan dia harus menelan bulat-bulat air liurnya untuk memastikan kalau saat ini dia tidak salah dengar.   “Leo, kok kamu bisa ada disini? Terus nanyain harga mobilku buat apaan?”  tanya Sisil dengan cepat.   Bukannya menjawab Leo malah terkekeh dengan pertanyaannya. “Ya kan mau di beli sam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN