Bab. 43.

1496 Kata

Rombongan keluarga Reski sudah sampai di rumah Rosmala. Rumah berlantai dua itu disulap sedemikian rupa, hingga terlihat mewah untuk acara akad nikah. Berkali-kali, Reski menghembuskan nafas panjang karena dia benar-benar tak ingin memiliki gadis manja itu. Sambutan dari pihak pengantin wanita sangat ramah. Semua seserahan dan mas kawin juga sudah di bawa masuk. Reski duduk di tempat untuk ijab qobul. Reski tak menikmati momen penting ini. Dia begitu enggan berada di antara orang yang tertawa bahagia di sekitarnya. Sedangkan, di hatinya hanya ada nama Bunga Jelita saja. "Kakak, senyum dikit saja, biar enggak terlihat tertekan. Semua orang menatap ke arah kita," ucap Hera berbisik lirih di telinga sang kakak. Reski menoleh dengan senyum tipis, dia mulai mengangkat pandangannya agar tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN