Bab. 42.

1333 Kata

Bunga berada di rumah dengan rasa berdebar, wanita itu menunggu setiap laporan yang diberikan oleh pengacaranya. Apalagi, dia juga mendengar, kabar pernikahan kedua suaminya akan dilaksanakan besok. Wanita cantik dengan rambut di gulung itu sedang di fase baik, tetapi hatinya sangat hancur. Miris memang, tetapi dia tak bisa berbuat apa-apa selain mengikhlaskan dengan melepaskan secara terpaksa rasa cinta yang dia miliki untuk suaminya. "Kau aku akan memintamu kembali meski kamu tahu seberapa besar rasa cinta yang aku miliki? Tidak. Semua sudah berbeda, aku tidak bisa kembali saat cintaku kamu khianati, Mas.!" Bunga beridiri menatap ke arah luar jendela kamarnya, dia menikmati kesendiriannya, rasa sepinya akan menjadi teman untuk beberapa bulan ke depan. "Aku akan ke salon dan belanja,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN