"Untuk saat ini aku belum bisa menjawabnya, Yah! Aku ingin konsentrasi ke perceraian ini dulu!" "Kalau itu keputusanmu, Ayah akan bantu carikan loyer untukmu!" Bunga mengangguk, dengan senyum tipis dan sisa air mata yang masih setengah basah di pipinya. Tuan Arya tak menyangka nasib rumah tangga putrinya akan hancur di usia pernikahan yang baru mau dua tahun. Bunga akhirnya menceritakan semua perlakuan buruk yang sering dia dapatkan dari ibu mertuanya juga adik iparnya. Lelaki paruh baya semakin marah, karena selama ini anaknya hidup dalam neraka di kehidupan nyata. "Kenapa kamu tak bicarakan ini kepada Reski?" tanya Tuan Arya merasa kesal karena anaknya terus menikmati sebuah penderitaan. "Aku hanya tidak mau membuat hubungan ibu dan anak hancur. Aku juga tak mau kalau Mas Reski mala

