Sudah sekitar 20 menit Alfi menunggu di bawah pohon yang terletak tak begitu jauh dari rumah Prillia. Selama ia di sana, tak melihat ada yang aneh, bahkan sedari tadi Prillia tak terlihat. Terlebih lagi pagar yang menjulang tinggi membuat Alfi semakin susah memantaunya. Namun setelah kembali menunggu beberapa saat, Alfi melihat mobil yang biasa Prillia kendarai keluar dari pekarangan rumahnya. Tak ingin kehilangan jejak, Alfi segera menyalakan motornya. Dengan masih menjaga jarak diantara mereka agar Prillia tak curiga, Alfi terus mengikuti ke mana Prillia pergi. Setelah beberapa saat mengikuti Prillia, mobil Prillia memasuki sebuah tempat. Alfi menghentikan motornya di depan gerbang besar. Ia mengerjapkan matanya berkali-kali membaca tulisan yang terdapat di depan gerbang itu yang bertul

