Queeny pov "Pagi Queeny," sapa seorang pria yang berdiri di meja lobby gue. Ternyata dia Pak Bastian Hutomo. Hari ini dia memakai jas hitam tanpa dasi dan terlihat tampan seperti biasanya. "Pagi Pak Bastian," balas gue sopan. "Wah, kamu sudah mengenali saya rupanya, Miss Profesional," goda Pak Bastian. "Maaf Pak kalau yang lalu saya bersikap kurang sopan," kata gue malu. "Its oke. Emang sudah layak. Bagaimana kalau kapan~kapan kita lunch bareng?" Gue ternganga mendengar ajakannya. Apa maksudnya dia dekatin gue? "Saya hanya ingin mengenal karyawan saya lebih dekat," sambungnya sambil nyengir. Tapi nggak resepsionis kaleee, pikir gue sinis. "Ehmmm kita lihat aja ntar Pak" gue mencoba menjawab diplomatis. "Apa kamu gak enak sama sua

