Mino kalang kabut mencari keberadaan Irene yang tak ia ketahui. Ponselnya masih belum bisa dihubungi hingga ia terpaksa meminta bantuan IT untuk melacak keberadaan kekasihnya itu. Tapi Mino lupa bahwa Bobby tengah ditangkap atas kasusnya. Mino berlari ke arah Tan yang tertinggal di lantai atas. “Tadi kau bilang ada anggotamu yang bisa menggantikan Bobby sementara waktu?” Tan mengangguk bingung, “Iya. Ada apa?” “Aku ingin mengujinya.” Tan awalnya ragu. Melihat Mino dalam mode serius, maka ia menghubungi seseorang yang ia rekomendasikan pada Mino itu. Pada deringan pertama, panggilan tersebut langsung tersambung oleh yang bersangkutan. “Siap komandan!” Tan sedikit menjauhkan ponselnya karena berisik. Mino memperhatikan dengan wajah datarnya. “Kau tidak perlu berteriak seperti itu,

