Zeta berulang kali menghela nafas nya, saat kebosanan semakin melanda diri nya. Sudah jam 5 sore, tapi rumah sebesar ini masih sepi tak berpenghuni. Hanya ada lima orang pelayan dan lima orang bodyguard di depan rumah. "Ck, Malvin mana sih? Kata nya cuman rapat BEM doang, tapi lama nya mintak ampun. Itu empat curut juga gak keliatan, ngilang gak jelas kayak makhluk gaib. Sok sibuk banget semua nya." Zeta menggerutu seorang diri dan menghempaskan tubuh nya di sofa empuk ruangan tengah. Zeta memainkan ponsel nya, ada beberapa pesan dan panggilan tidak terjawab dari Malvin. Terhitung 35 pesan WA, dan 50 miscall dari kekasih nya itu. Zeta mendengus, "Bodo amat deh! Biar cepet pulang, gak usah di bales sama di angkat sekalian." Gerutu nya seorang diri. Rata-rata isi pesan Malvin itu, mena

