Malvin menyusuri setiap sudut kampus, mencari sosok kekasih nya yang sejak tadi tidak terlihat. Dia memang menunggu Zeta di ruangan bem sekitaran satu jam yang lalu, namun gadis itu tak kunjung juga datang. Kemana pergi nya gadis itu? "Zi kamu dimana sih?" Gumam Malvin dengan suara panik dan khawatir. Berulang kali dia menelfon ponsel Zeta, namun ponsel gadis itu sperti nya mati. "Arghh---Zeta sayang kamu dimana sih? Jangan buat aku panik Zi." Malvin semakin di rundung rasa takut. Takut jika, kini Zeta ada di tangan peneror itu. "Gimana?" Tanya Malvin saat Gevan, Rendra dan Risky datang. "Kita gak nemuin Zeta Vin. Pop Girl juga gak tau Zeta dimana." Balas Risky, yang seketika membuat Malvin menggeram dan mengusap gusar wajah nya. "Sayang kamu dimana sih?" Malvin bersuara gusar. "Lo t

