LIMA PULUH

3468 Kata

Pagi ini, setelah dua minggu berlalu akhir nya Zeta di perbolehkan oeh Malvin untuk kembali bisa masuk kuliah. Namun jangan salah, pesan dan kesan cowok itu begitu banyak kepada nya. Tidak boleh ini, tidak boleh itu, harus ini, harus itu. Membuat Zeta hanya bisa menghela nafas nya, dan menuruti segala bentuk aturan Malvin. Daripada dia harus di suruh istirahat lagi di rumah, kan bosan. Zeta melirik Sabrina yang berjalan di samping nya, gadis itu tampak menatap lurus ke depan, dan sejak tadi tidak mengeluarkan suara. "Belakangan ini lo kelihatan lebih banyak diam. Lo gak suka ada gue di sini?" suara dingin Zeta membuat Sabrina tersentak dari lamunan nya. Dia menoleh lada gadis itu. "Enggak. Kok lo ngomong gitu?" Tanya Sabrina, menatap Zeta dari samping. Zeta kembali menoleh pada Sabrina

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN