LIMA PULUH SATU

3949 Kata

"Vin lo tenang dulu, paling bentar lagi Zeta pulang kok." Rendra berusaha menenangkan Malvin yang sejak tadi mondar mandir gelisah, pasal nya Zeta belum juga pulang padahal sudah jam 8 malam. "Iya Vin, Jangan nething, yang ada bener kejadian." Tambah Risky, dia ikut menatap Malvin yang mondar mandir. "Duduk dulu Vin, gue yang pusing lihat lo kayak setrikaan gitu." Ujar Gevan yang duduk di samping Risky. Malvin menghembuskan nafas gusar nya, dia menghempaskan tubuh nya ke sofa, perasaan nya tidak akan tenang selagi Zeta belum juga pulang. Harus nya tadi dia tidak mengizinkan Zeta pergi sendirian. Yang membuat nya super khawatir itu, karna ponsel Zeta tidak aktif, dan saat Gevan mengecek ke tempat makam Arinda Zeta tidak ada di sana. Langkah kaki tergesa-gesa beberapa orang memasuki ruma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN