Aku terbangun dan tenda sudah kosong, kulirik jam di tangan kiriku, pukul tujuh pagi. Lha?? Kesiangan. Si Ardra ebel nih jadi manusia, katanya mau ngajak liat sunrise, tapi kok gak dibangunin? Aku langsung keluar dari sleeping bag, lalu keluar tenda, kulihat Ardra sedang tertawa bersama beberapa temanku. Ia memegang sebuah tumblr. Segera saja kuhampiri dia. "Ardra!" Panggilku. "Akhirnya bangun juga! Sini!" Ia menarik tanganku untuk duduk di sampingnya. "Kenapa gak bangunin? Katanya mau ajak liat sunrise!" "Mendung sayang! Gelap tadi pagi, liat aja langit sekarang, cerah tapi tak bermentari." "Jadi tadi gak ada matahari?" Tanyaku. "Ada, tapi ngumpet. Malu kayanya dia, kalah cantik sama kamu." "Emmmm bisa aja!" "Cuci muka gih, pakai ini!" Ardra menyedahkan satu bungkus tisu basah ya

