Sebelas

1273 Kata

Pulang main sama Ardra, rumah kosong. Gak tau deh Papa sama Mama ke mana. Gak ninggalin note juga, semoga aja orang tuaku gak menghilang diculik jin. Amin. "Mau aku temenin dulu gak? Sampai Mama-Papa kamu pulang?" Tawar Ardra. "Eh, engga deh, gak usah." Kataku. "Bener?" "Iya!" "Aku balik gak apa nih?" Tanyanya. Aku mengangguk. "Yaudah, hati-hati kamu di rumah! Makasih yaa udah mau main!" Serunya, lalu tersenyum manis. "Kamu, hati-hati nyetirnya!" "Santai! Aku mah lancar bawa mobil, emang kamu!" Aku tertawa mendengar itu. Tapi gak apa, kalo gak nabrak dia, gak bakal pacaran kan? "Udah sana hati-hati!" Seruku. "Wedan, diusir hahah yaudah bye!" Aku mengikuti Ardra dari teras sampai depan pagar tempat Ardra memarkirkan mobilnya. Ia masuk ke mobil lalu menurunkan kaca mobil dan ters

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN