bc

Cinta Sang Ratu Perang

book_age12+
3
IKUTI
1K
BACA
powerful
drama
bxg
female lead
swordsman/swordswoman
royal
magical world
supernature earth
first love
kingdom building
like
intro-logo
Uraian

Di sebuah negeri ajaib bernama Hummance, dimana para manusia dan Mahluk sihir hidup saling berdampingan satu sama lain. Pulau ini memiliki seorang Ratu yang tidak pernah kalah dalam setiap perang. Akan tetapi seskipun semua dan tombak itu tidak bisa mengenainya. Rupanya hati yang tulis dari seorang pria bisa menusuk hatinya.

Bagaimanakah ceritanya?

Hanya di Cinta Sang Ratu Perang!

chap-preview
Pratinjau gratis
Sang Ratu Perang dari Surga
Dibalik lawan melihat ke arah bumi disebuah padang pasir terdapat sekumpulan pasukan yang siap dalam peperangan. Para pasukan itu berkumpul dan menyatukan diri mereka lalu bersiap melepas serangan mereka berpusat pada satu orang yang merupakan seorang wanita muda. Melihat seluruh serangan ujung tombak dan serangan bom yang mengarah kepada tidak membuat wanita itu merasa takut sedikitpun. Malah wanita itu tersenyum nakal dan angkuh saat melihat seluruh serangan yang menuju kehadapannya itu. Dan disaat tepat serangan itu hampir mengenainya dengan satu tangannya semua serangan yang sangat banyak itu berhasil ditepisnya dalam sekejap. Melihat kehebatan wanita tersebut, tentu saja berhasil membuat semua pasukan yang berada digaris depan ketar-ketir dan gemetara ketakutan. Siapa yang tidak takut melihat serangan seseorang yang bisa menepis serangan bertubi-tubi mereka hanya dengan satu tangannya. "Hahaha...." wanita itu tekekeh dia merasa seperti dihibur oleh pasukan-pasukan itu. Mendengar tawa wanita itu membuat para prajurit semakin ketakutan. Jika hanya dengan satu tangan serangan mereka bisa ditepis dengan mudahnya. Maka,akan sebesar apa serangan wanita itu. Apakah mereka semua akan mati ditempat ini? "Ya... ya.. jangan takut, janganlah kalian takut. Seorang prajurit harus selalu siap untuk mati bukan!!" seru wanita tersebut seraya dengan senyum nakal dibibir manisnya. "Di... dia.. benar-benar Sang Ratu perang, tanpa pasukan dia berani dan menerobos kita layaknya mengahancurkan boneka salju. Kita akan tamat dan mati hari ini.." "Hahaha... siapa lagi, mana? Dimanakah seranganmu Raja Makness aku menunggu sejak tadi. Namun, hanya pasukanmu yang maju melawanku. Betapa pengecutnya Raja dari wilayah Snduaya Hahaha padahal sudah bersekutu, tapi melawanku masih saja kalah sungguh sangat amat mengecewakan!" tantang wanita itu. Wanita itu mengeluarkan sayapnya dan terbang ke arah musuhnya. Rupanya dia adalah seorang penyihir dan bukan yang biasa melainkan Ratu dari negara seribu sihir yang disebut dengan Hummance yang dipimpin oleh Nedra Nattentio'nce Sang Ratu Perang. Dengan sekali serangan tanpa mengucapkan sebuah mantra, Sang Ratu Mengumpulkan Manaa pada tangannya dan langsung meleyapkan setengah dari pasukan musuhnya. "Makness Keluar kau b******n licik!! Aku tahu kau dimana jangan belaga dan cepat keluar dari persembunyianmu!!" pekik Sang Ratu. Setelah itu sebuah panah dengan api menuju kearah Sang Ratu dan panah tersebut langsung di tangkapnya dengan satu tangannya. "Jadi begini cara seorang pria berperang!! Sungguh mengenaskan, ingin kuajarkan," wanita tersebut menarik sayap itu dalam tubuhnya dia dan menjatuhkan dirinya dengan pendaratan yang sempurna tanpa cacat. "Makness Raja pulau Snduaya menyedihkan melihat caramu melawanku," serang wanita tersebut dengan nada sarkas. "Yang kupikirkan hanyalah menang, aku tidak pusing dengan cara aku mendapatkan kemenangan itu!!" sahut seorang pria dengan jubah kebesarannya, dialah Makness pria yang telah ditunggu oleh wanita itu sejak tadi. Raja dari Snduaya. Snduaya adalah kerajaan bagian tengah pasifik yang memiliki masalah dengan kaum Hummance dari selatan. Pasalnya negeri yang dipimpin oleh sang ratu sangatlah maju sehingga para penduduk dari Snduaya kesulitan untuk menyaingi kemasyuran dari negeri Indah itu. Itulah sebabnya demi mendapatkan kejayaan dan kebebasan. Sang Raja dengan berani menantang perang Hummance untuk menghancurkan negeri tersebut tanpa mengetahui siapa yang akan dihadapinya. "Kau begitu mengenaskan Yang Mulia Raja. Aku merasa kasihan itu sebabnya akan kukurangi bebanmu dengan mengakhiri kekuasaanmu hari ini juga!" Seketika itu juga salah satu panah yang disimpan oleh Raja itu bergerak sendiri dan langsung menusuk jantung Sang Raja. Dan Raja tersebut pun tewas. Melihat Raja mereka yang tewas seluruh prajurit berlarian berkucar-kacir menyelamatka diri mereka masing-masing. Dengan wajah dan tubuj yang lumuri darah wanita itu mengumpulkan manaa pada tangannya dan langsung melenyapkan seluruh pasukan itu tanpa tersisah hingga menjadi debu merah yang menghiasi pasir emas dipadang gurun. Melihat kematian seluruh musuhnya wanita itu tersenyum puas. Dia langsung menatap kearah kerajaan itu dan bergerak menuju kesana dengan kuda terbangnya. Sendirian dan berlumuran darah tidak membuat wanita itu takut dia langsung menerobos pertahanan pulau itu tanla perlindungan atau strategi apapun. Sang Ratu Perang begitu lincah dalam mengendarai kudanya seluruh serangan ditepisnya seperti mengusir kabut. Hingga dirinya sampai pada ruangan singga sana Raja. Di sana ada seorang Ratu dengan anaknnya yang masih belia. "Sungguh teramat sayang aku membawa kabar, Bahwa tubuh ini dihiasi oleh darah suamimu yang telah mati. Berdukalah menangisnya namun, jangan telalu lama karena kalian akan segera mati..." ujar wanita tersebut dengan senyum jahatnya dan langsung meledakan seluruh Istana itu dengan manaanya. Melihat ledakan pada istanah penduduk Snduaya langsung berkumpul di sekitar Istanah. Mereka melihat seorang wanita berlumuran darah dengam mata emasnya yang menyala-nyala. "Lihatnya tubuh ini wahai Rakyat Snduaya, ini adalah darah Raja, Ratu, Putra Makhota dan suami-suami, anak laki-laki, serta tunangan-tunangan kalian semua yang telah aku binasakan!!" seru wanita itu. Mendengar pernyataan wanita itu seluruh Rakyat pun menjadi ketakutan. Karena mereka tahu jelas bahwa pasukan yang maju dalam perang kali ini merupakan yang terbaik dari yang terbaik. Jika saja, pasukan terbaik tidak bisa mengalahkannya lalu dengan apakah. Mereka bisa mengalahkan wanita tersebut. Para rakyat itu melihat Nedra seperti mesin perang yang siap melawan apapun yang ada di hadapanya. "Menunduklah kalian, menunduklah dihadapanku akan tetapi jangan sampai lantai sebab aku bukanlah Dewa! Namun, hormatilah aku selayak Dewa sebab aku Ratu Kalian yang baru!!" seru wanita itu. "Siapa yang keberatan diharapkan untuk maju dan melawanku. Jika kalian menang aku akan mundur, dan jika kalian kalah kalian akan mati. Siapa yang mau, siapakah orang yang ingin mempertahankan negaranya yang sudah porak-poranda ini!!" tantang sang Ratu. Mendengar pernyataan Nedra para penduduk malah semakin ketakutan mereka semua begitu ngeri akan kekuatan wanita yang ada dihadapan mereka. Mata emas wanita itu terlihat sangat mengkilat dan menakutkan. Seluruh penduduk pulau itu hanya bisa terdiam saat mereka mendengar tantangan dari Sang Ratu dari Hummance itu. Saat dia melihat para penduduk itu hanya bisam penduduk dan tidak melakukan perlawanan sedikitpun. Wanita itu kemudian pergi meninggalkan pulau itu dan kembali pulang ke kerajaannya. Sesampainya dia di kerajaan, kedatangan disambut oleh begitu banyak orang. Mereka semua bersorak-sorai atas kemenangan Ratu mereka tercinta. "Hidup Ratu Nedra!! Hidup!!" sorak seluruh rakyat padanya. "Hidup Yang Mulia Ratu Nedra!!" seru mereka. Dan beginilah kehidupan Nedra Ratu perang kita yang terhormat dan perkarsa. Kekuatannya melebihi pendahulunya. Melebihi ayahnya dan juga kakeknya. Dia merupakan Ratu pertama yang sempat diragukan oleh para rakyat. Namun, dengan kecerdasannya dan kekuatannya dalam berperang semua rakyat tunduk dan terkagum-kagum akan kehebatannya. "Hidup Ratu Nedra Sang Ratu Perang dari Surga!!"

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

DIHAMILI PAKSA Duda Mafia Anak 1

read
43.3K
bc

TERNODA

read
201.2K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
235.8K
bc

Kali kedua

read
221.1K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
193.0K
bc

Istri Lemah, Pengacara Kejam

read
1K
bc

Terpaksa Menjadi Istri Kedua Bosku

read
22.0K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook