22

1228 Kata

Tak terasa jam telah menunjukkan pukul 7 malam yang membuat mau tak mau Fahri harus mengakhiri obrolan hangatnya dengan Alia, sebenarnya ia tidak keberatan sih untuk sedikit berlama-lama disana namun ia tidak mau Nantinya malah beredar rumor yang enggak enak mengenai Alia. "Aku pamit pulang dulu deh, kamu juga langsung istirahat dan jangan terlalu dipaksain buat bekerja atau gak malah nantinya aku lihat kamu lagi dirumah sakit." peringat Fahri yang membuat Alia hanya bisa mengangguk saja . "Makasih ya udah datang kesini, kalau gak aku gak bakal punya alasan buat berhenti bekerja. Kamu kan tahu sendiri kalau aku gak menyibukkan diri bisa-bisa aku jadi makin teringat sama Adam." ucap Alia yang mencoba tetap tersenyum, Fahri yang menyadari hal tersebut cuman bisa memberikan pelukan erat pad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN