"Loe kenapa sih takut banget sama bokap loe?" tanya Amar seraya menendang-nendang batu kerikil dihadapannya. "Memangnya kau sendiri gimana?" tanya balik Adam kepada temannya itu yang tentu saja membuat Amar tertawa geli. "Gue nanyak loe, loe malah balik nanyak bro!!!" tukasnya sembari sesekali memperhatikan kendaraan yang berlalu-lalang dijalan raya dan melewati mereka dengan bebasnya. "Nama bokap gue Firman dan gue benci banget sama bokap gue, kalau aja dia gak pengecut mungkin nyokap gue gak selingkuh dan ninggalin kami gitu aja. Dan yang lebih begonya lagi bukannya memperbaiki hubungannya sama nyokap , eh dia malahan berusaha deketin rekan kerjanya dikantor." Amar langsung tertawa geli, baginya membayangkan hal tersebut terasa sangat menggelitik perutnya. "Tahu darimana?" "Gue liha

