Gugup. Amora benar-benar tidak bisa menyembunyikan debaran jantungnya yang menciptakan gerakan-gerakan tak tenang selama Namoel di sana. Itu kenapa tidak nyaman. Bukan hanya karena yang merasa mual adalah penyelamat hidupnya, tetapi ada hal yang mengganjal yang sejak tadi membuat Amora bergerak gelisah. Rupanya kata tanah yang dilakukan Amora disadari oleh Namoel. Pemuda yang masih menempelkan kenapa tangannya pada kening Amora, kata sedikit membungkuk untuk menyalakan tinggi wajah mereka. Sejenak ditatapnya wajah Amora lekat-lekat. Ceritanya lain dengan Amora yang berusaha mati-matian menenangkan debaran jantungnya yang menggila. "A-apa yang kau lakukan?" cicit Amora berusaha mengalihkan pandangan ke arah lain. Ia harus menghindari tatapan Namoel demi kesehatan jantungnya. Kata-kata i

