Dalam peperangan kali ini, Amora tidak tinggal diam. Gadis itu memilih pergi bersama Peter ke pelabuhan untuk menyiapkan berbagai peralatan perang, persediaan makanan dan obat-obatan. Bahkan bersama Peter, Amora tidak sungkan mengeluarkan banyak uang untuk membeli berbagai kebutuhan tersebut. Lihatlah bagaimana gadis itu terus mengembangkan senyumnya sambil membawa sekantong besar bulu domba untuk dipintal menjadi benang dan pakaian musim dingin bagi para prajurit. Tampak sangat bersemangat berdampingan dengan Peter yang juga membawa hal serupa dengan porsi lebih besar. Dalam perjalanan mereka, sesekali mereka bertukar tatap lalu tertawa bersama. Sedangkan jauh dari posisi mereka, seorang pemuda yang menggendong beberapa bal pakaian di pundaknya. Wajah dingin pemuda itu tampak begitu ma

