Ponsel Sueny berdering, ada telepon masuk dari Kevin. Sueny berjalan menjauh dari keluarganya yang tengah memakan hidangan penutup. "Halo, Jo. Ada apa?" tanya Sueny. Serren menyadari Sueny berjalan menuju tempat yang lebih sepi. Pasti Sueny tengah mengangkat telepon dari Kevin. "Duh, mau nikah aja masih sempat-sempatnya kangen-kangenan lewat telepon," canda Serren sembari meneguk segelas wine yang tersedia di meja. Adik-adiknya menanggapi candaan Serren dengan tertawa kecil. Kemudian, setelah lima menit berlalu, Sueny akhirnya kembali berkumpul keluarganya dengan wajah yang sedikit murung. "Kok anak mama murung? Bukannya baru saja di telepon Jonathan?" tanya Sekar. Sueny menggeleng pelan, kemudian duduk di samping Hadja. Sekalipun ia berkata tidak, tetap saja raut wajahnya tidak bisa

