"Perpisahan adalah kemungkinan terburuk yang tidak mampu aku bayangkan." *** Haiden tersenyum getir sesaat setelah ia menatap intens Kevin. Sial, kenapa wajahnya mirip sekali dengan Meana? Melihat atmosfer canggung antara Haiden dan Kevin, membuat Sueny gugup bukan main. Bahkan Haiden tidak membalas uluran tangan Kevin. "Haiden," kata Haiden singkat. Akhirnya Sueny menghela napasnya lega--tidak benar-benar lega karena ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan setelah ini. "B-bagaimana kalau kita makan bersama?" tanya Sueny. Kevin menautkan kedua alisnya. Sebenarnya ada apa dengan Sueny hari ini? Kenapa daritadi Sueny terlihat tidak bersemangat, bahkan sekarang, dia bersikap canggung saat berhadapan dengan kakaknya. Tanpa bertanya lagi, Kevin segera duduk tepat di samping Sueny. Entah

